RSS

Mengatasi Sembelit pada Anak

07 Des

Sembelit dalam istilah kedokteran disebut konstipasi. Ada 3 hal yang perlu diperhatikan dalam hal konstipasi, yaitu keadaan tinja, keseringan (frekuensi) berhajat, dan keadaan fisik anak itu sendiri. Keadaan tinja perlu diperhatikan secara seksama apakah cair, lembek, atau keras. Pada sembelit, tinja dalam keadaan keras sehingga sering tampak berbentuk bulat-bulat seperti kotoran kambing. Frekuensi berhajat juga perlu diamati. Jika mengalami sembelit, frekuensi berhajat anak akan berkurang dibandingkan sebelumnya. Tapi perlu juga diperhatikan bahwa keseringan berhajat itu bervariasi, tergantung pada umur anak dan dietnya. Misalnya, pada bayi baru lahir yang mendapatkan ASI, bayi sering sekali berhajat, bisa sampai 8-10 kali sehari. Tetapi menjelang usia 2 bulan, frekuensi berhajatnya akan berkurang, bisa hanya sekali dalam 3-4 hari. Keadaan fisik anak juga amat penting untuk menentukan apakah seorang anak menderita sembelit atau tidak. Pada keadaan sembelit atau tidak. Pada keadaan sembelit kita bisa meraba adanya benda keras (yaitu tinja keras) di perut bagian kiri bawah anak.

 
Leave a comment

Posted by pada 7 Desember 2010 in Hot Info, Kesehatan

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.